Home Kabar Petani Minta Bantuan Traktor ke Jendral (Purn) Moeldoko, Kadis Pertanian Bojonegoro Menolak

Petani Minta Bantuan Traktor ke Jendral (Purn) Moeldoko, Kadis Pertanian Bojonegoro Menolak

599
0
Foto : dP/wiraswara

WIRASWARA (Kunjungan) – Dalam acara tebar benih padi bersama Jendral (Purn) Dr. H. Moeldoko S.IP. Yang diselenggarakan di desa Campurejo kec/kab. Bojonegoro, Jawa Timur. Minggu (20/08/17) oleh M Tim Bojonegoro, ternyata menyisakan kekecewaan pada petani.

Pasalnya, para petani yang hadir dalam acara tebar benih bersama Panglima Tani Jendral Moeldoko kemarin Minggu (20/08/17) menaruh harapan yang cukup luar biasa, namun semangat dan harapan sejumlah petani dipatahkan oleh kepala dinas Pertanian kabupaten Bojonegoro Ahmad Jupari.

Harapan dan keinginan sejumlah petani yang hadir dalam acara tersebut selain menerima Panglima Tani Nasional Jendral (Purn) Moeldoko menebar benih padi M400 juga berharap meminta bantuan alat pertanian (traktor) untuk menunjang kelancaran kegiatan pertanian, dan permohonan bantuan tersebut ditujukan kepada Panglima Tani Jendral (Purn) Dr. H. Moeldoko S.IP.

Menurut Solikhin, kami mewakili para petani menyampaikan permohonan bantuan kepada Bapak Panglima Tani Jendral (Purn) Dr. H. Moeldoko S.IP berupa traktor yang akan kami gunakan sesuai dengan kebutuhan kami, sebab diwilayah kami sangat kekurangan khususnya alat pertanian (traktor), dengan luasan tanah pertanian di desa Campurejo ini hanya tersedia 2 unit traktor, itupun tinggal 1 unit sebab yang 1 unit kondisinya rusak, ucap Solikhin.

” Permohonan dan pengajuan bantuan kami disambut dengan baik oleh Bapak Panglima Tani, dan kami disarankan untuk segera membuat proposal permohonan akan segera dikomunikan ke Kementerian Pertanian , Respon Bapak Jendral Moeldoko, tetapi disela-sela Panglima Tani memberikan jawaban, justru kepala dinas Pertanian Bojonegoro Ahmad Jupari menolak permohonan yang disampaikan oleh perwakilan kelompok tani “, tungkas Solikhin.

Secara terpisah kepala dusun II Plosolanang Ali Mansur saat ditemui wiraswara.com membenarkan adanya kejadian tersebut, menurut ia, sebenarnya apa yang diajukan oleh petani kepada Bapak Jendral (Purn) Moeldoko tersebut sudah cukup baik dan beliaunya juga memberikan apresiasi yang sangat bagus atas permohonan kelompok tani saat itu, tetapi kami para petani di desa Campurejo, menyayangkan sikap dan kalimat penolakan yang dilontarkan oleh kepala dinas Pertanian Ahmad Jupari apalagi penolakan agar petani mandiri dan membeli traktor sendiri, serta A Jupari juga mengatakan bahwa dinas Pertanian juga sudah pernah memberikan bantuan traktor dihadapan Panglima Tani menurut Ali Mansur.

Ali Mansur juga menambahkan, acara yang diselenggarakan M Tim kabupaten Bojonegoro dengan menunjuk desa Campurejo sebagai contoh untuk menebar sekaligus menanam benih padi M400 itu sebagai wujud kepedulian para petani untuk mensukseskan gerakan lumbung pangan nasional, dan wajar jika para petani meminta bantuan kepada Panglima Tani demi menunjang kegiatannya, dan harapan kami dukungan dari kepala dinas Pertanian Bojonegoro, bukan malah ditolak, imbuh Kasun Ali Mansur.(redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here