Home Kabar Polres Bojonegoro Kawal Proses Pengisian Perangkat Desa Serentak

Polres Bojonegoro Kawal Proses Pengisian Perangkat Desa Serentak

431
0
Foto : Dok/Istimewa

WIRASWARA (Pengisian Perangkat) – Di Aula Angling Dharma Pemkab Bojonegoro hari Kamis (31/08/2017) pukul 09.00 WIB dilaksanakan acara rapat koordinasi rencana kerjasama dengan perguruan tinggi dalam hal penyusunan naskah ujian untuk preses pengisian perangkat desa tahun 2017. 

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si, Wakil Ketua DPRD Syukur Priyanto, SE Asisten 1 Joko Lukito, Kepala DPMD EC. Djumari bersama Staff, Camat se-Kabuaten Bojonegoro, Perwakilan Kades dan Panitia desa penyelenggara seleksi perangkat desa, LSM Bojonegoro Institue dan LSM Idfos serta Perwakilan Perguruan Tinggi yang diundang untuk presentase diantanya Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya.

Kapolres Bojonegoro, saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa Polres Bojonegoro siap memberikan pengamanan selama proses seleksi pengisian perangkat desa tahun 2017 agar seluruh prosesnya berjalan dengan aman dan lancar. Polres bersama panitia akan menjemput soal kemudian mengamankan di Mapolres demi terjaganya keamanan dan kerahasiannya soal ujian hingga ujian diselenggarakan.

“Untuk menjaga keamanan soal akan di gembok, kemudian gembok nanti akan di bawa oleh 1 orang personil kepolisian dan 1 orang dari panitia. Dengan demikian tidak ada yang akan bisa membuka tanpa menghadirkan 2 orang unsur tersebut”, ucap Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa sejak awal Polres sudah mengawal proses ini dengan melibatkan berbagai unsur mulai media, masyarakat dan Non Goverment Organization (NGO) untuk menjaga pelaksanaan pengisian perangkat desa yang transparan, akuntabel dan partnership sebagaimana sesuai dengan semangat Open Goverment Partnership (OGP) yang menjadi nafas pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, Msi mengatakan pengisian perangkat desa di Bojonegoro jumlahnya sangat besar, mencapai 1000 lebih perangkat desa. Disisi lain ini adalah saat yang tepat untuk menjawab keraguan publik, dimana ditengah masyarakat masih ada keraguan dan rasa tidak percaya terhadap reformasi birokrasi yang sedang berjalan dan sedang berlangsung

“Karena itu dengan ini kita memberikan pesan kepada public bahwa sekarang ini sudah memulai dengan keterbukaan dalam menyenggarakan Pemerintahannya”, ungkap Bupati.(redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here