Home Kabar Kabar Daerah Pasuyanto: Pilkades Tinggal Dua Hari, Panitia Bisa Mogok Kalau Anggaran Tidak Dicairkan

Pasuyanto: Pilkades Tinggal Dua Hari, Panitia Bisa Mogok Kalau Anggaran Tidak Dicairkan

669
0
Ketua Panitia Pasuyanto (berdiri) ketika memberikan penjelasan kepada anggota panitia Pilkades Senin 24 Juni 2019 malam di balai desa Campurejo, Foto: DeBe.wiraswara

BOJONEGORO, wiraswara.com – Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang akan digelar serentak di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada tanggal 26 Juni 2019, ternyata hingga mendekati hari pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara masih menyisakan sejumlah masalah.

Dari total 154 Desa yang akan mengikuti Pilkades serentak, salah satunya yakni Desa Campurejo Kec/Kab. Bojonegoro. Semenjak ditetapkannya Panitia Pilkades melalui musyawarah desa, hingga saat ini Senin 24 Juni 2019 anggaran Pilkades untuk Desa Campurejo tidak kunjung direalisasikan. Sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan oleh panitia Kabupaten saat ini memasuki masa tenang.

” Kami mewakili Panitia Pilkades Desa Campurejo benar benar tidak habis fikir dengan tidak direalisasikannya anggaran hingga mendekati pelaksanaan pemungutan suara. Bagaimana Panitia bisa jalan kalau tidak ada dana sama sekali ?, tutur tegas ketua Panitia Pilkades Pasuyanto.

Dirinya menegaskan, bahwa pelaksanaan pemilihan Kades yang tinggal dua hari, Panitia sama sekali tidak memiliki anggaran. Sebenarnya kami sudah berusaha menjalankan tugas dan tahapan Pilkades secara baik dan mencoba untuk tetap bersabar menunggu informasi dari pihak Pemdes danKecamatan. Bahkan setiap kali kami melakukan koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga sering mempertanyakan terkait pencairan anggaran Pilkades, namun tetap tidak menemukan kepastian jawaban kapan dana tersebut bisa dicairkan, katanya.

Pasuyanto juga menambahkan, dari berbagai informasi yang diperoleh bahwa Desa yang juga akan melaksanakan Pilkades anggarannya sudah dicairkan. Pada saat rapat koordinasi persiapan Pilkades serentak di kantor Kecamatan Kota Bojonegoro Senin pagi tadi, kami juga mempertanyakan kembali terkait dengan anggaran Pilkades, namun berkali kali jawaban yang didapat hanyalah ketidakpastian pencairan anggaran Pilkades, imbuhnya.

Melalui rapat koordinasi bersama pemerintahan desa Campurejo, pada Senin 24 Juni 2019 malam, Pasuyanto kembali mempertanyakan hingga melontarkan pernyataan apabila dana hingga besok tanggal 25 Juni tidak dicairkan, maka Panitia akan mogok tidak melaksanakan pemungutan suara, ujarnya pada media wiraswara.com

Sesuai dengan data yang diperoleh media terkait dengan tidak direalisasikannya anggaran Pilkades senilai 49 juta disebabkan saat ini di Desa Campurejo kepala desanya mengikuti Pilkades dan digantikan oleh Pelaksana tugas (Plt) sehingga tidak dikeluarkan rekomendasi pencairan anggaran dari pihak Kecamatan Kota Bojonegoro.

Diakhir, ketua Panitia Pilkades Desa Campurejo Pasuyanto dihadapan anggota Panitia menyampaikan, kita tetap konsisten pada tanggungjawab yang telah kita pikul, dan harus tetap bekerja dengan semangat sembari menunggu kepastian dari pihak Pemdes Campurejo, yang akan memperjuangkan agar dana Pilkades untuk Desa Campurejo dicairkan, sejak logistik yang dipesan dari pihak peecetakan sudah jadi kita juga sudah mengerjakannya, mulai dari menulia undangan pemilih, melipat surat suara dan persiapa persiapan lainnya, pesannya diakhir. (redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here