Home Kabar Musim Kemarau Warga Campurejo Bojonegoro Tak Lagi Tunggu Kiriman Air Bersih, Setelah...

Musim Kemarau Warga Campurejo Bojonegoro Tak Lagi Tunggu Kiriman Air Bersih, Setelah Miliki 16 Torn

350
0
Salah satu torn air yang berada di Gang Buntu III

BOJONEGORO, wiraswara.com – Kekeringan dan krisis air bersih dimusim kemarau tahun ini telah melanda beberapa daerah, sudah hampir satu bulan beberapa wilayah desa di kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kekurangan air bersih dan memicu beberapa pihak melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Di Campurejo dua tahun lalu warga selalu menunggu kiriman air bersih dari JOB PPEJ, apabila musim kemarau tiba.

Melihat serta merasakan kekeringan yang selalu terjadi disaat musim kemarau dan kekurangan air bersih di Desa Campurejo kec/kab. Bojonegoro Jawa Timur, dua tahun ini pemerintah desa (pemdes) tanggap dalam menyelesaikan program darurat penanggulangan air bersih dengan membangun 16 torn (penampungan air) yang tersebar diberbagai lokasi di Desa Campurejo.

Sebelumnya hampir setiap tahun dimusim kemarau semua warga di Desa Campurejo setiap hari mendapat kiriman air bersih dari perusahaan JOB PPEJ dan harus antri menunggu jadwal pengiriman dari satu RT ke RT yang lain agar semua memperoleh jatah air bersih yang dikirim oleh JOB PPEJ menggunakan Trek yang dimodifikasi dengan tabung agar dapat diisi dengan air untuk didistribusikan ke warga sekitar pemboran migas Sukowati Pad A desa Campurejo.

Melalui beberapa usulan warga dan semangat kebersamaan pemerintah desa (pemdes) Campurejo sampai tahun ini (2017) sudah 16 torn dibangun dan telah mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga desa Campurejo.

Salah satu pengelola torn air bersih menjelaskan kepada wiraswara.com, M Yasin yang sekaligus Bendahara BUMDes Campurejo bahwa keberadaan torn saat ini sudah hampir merata guna ketersediaan air bersih bagi warga desa Campurejo baik saat kemarau maupun penghujan, meskipun demikian pihaknya terus berkoordinasu bersama pengelola-pengelola air torn ditingkat masyarakat agar tidak terjadi kendala baik kwalitas hingga kwantitas airnya, jelasnya.

M Yasin juga menambahkan upaya maksimal sudah dilakukan oleh pemdes Campurejo terutama dengan kebutuhan air bersih menghadapi musim kemarau yang selalu dibarengi dengan kekeringan dan kekurangan air bersih sehingga bagi warga Campurejo masalah kekeringan adalah hal yang sangat rentan terjadi disaat musim kemarau seperti didaerah-daerah lain, imbuhnya.

“Biasanya kalau musim seperti ini khususnya di Dukuh Plosolanang semua peralatan rumah tangga dikeluarkan dan ditaruh didepan rumah untuk antri kiriman air dari JOB PPEJ, sudah dua tahun ini warga tidak harus menunggu air kiriman”, tegas Yasin.(redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here