Home Kabar Kabar Daerah Mewakili Pemdes Campurejo Bojonegoro, Nurhasim: Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat dan...

Mewakili Pemdes Campurejo Bojonegoro, Nurhasim: Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat dan Negara

288
0
Ilustrasi

BOJONEGORO, – Mewakili Pemerintahan desa dan secara pribadi, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nurhasim mengucapkan permohonan maaf yang tak terhingga, jika kemarin hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019 Pemerintah desa (Pemdes) tidak melaksanakan upacara bendera seperti tahun tahun sebelumnya.

Menurut Nurhasim, upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 di Desa Campurejo merupakan agenda rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes), namun tahun 2019 kali ini tidak ada pelaksanaan upacara. Sehingga muncul beberapa pertanyaan dari para tokoh masyarakat, kenapa tahun ini tidak ada upacara peringatan HUT RI seperti biasanya?, tanya salah satu ketua Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayah Desa Campurejo. Dirinya secara pribadi merasa sangat kecewa, kata ketua RT yang enggan disebut namanya.

Menanggapi beberapa pertanyaan serta keluhan warga, melalui media ini Minggu 18/08/19 pagi, Nurhasim menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat Desa Campurejo, terlebih lebih dan khususnya kepada negeri tercinta indonesia. Dirinya mengatakan bahwa kedepan hal hal seperti ini tidak boleh terjadi, tanpa harus menunggu perintah dan interuksi dari atasan seharusnya Pemdes Campurejo tetap menyelenggarakan upacara sendiri. Sebab upacara merupakan kewajiban kita semua sebagai anak negeri dan bagian dari bentuk penghormatan pada jasa jasa pahlawan yang telah gugur mendahului kita, ucapnya.

” Menghormati jasa para pahlawan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme pada semua generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan, sekali lagi atasnama pribadi saya mohon maaf, sebenarnya betul betul malu dengan tidak adanya upacara bendera, ” ucap Nurhasim.

Hasim menambahkan seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, di Desa Campurejo terjadi kekosongan jabatan Kepala desa (Kades) yang sampai saat ini belum ada kepastian tentang Pelaksana tugas (Plt) maupun Pejabat (Pj) Kades untuk Desa Campurejo. Beberapa hari lalu BPD melalui rapat koordinasi secara sepakat belum dapat menerima Plt. Kades melalui surat perintah dari Plh. Camat, ucapnya.

Senada diucapkan oleh ketua Karang Taruna Desa Campurejo M Ali Syafi’i, dirinya cukup menyayangkan pada tahun ini Pemdes tidak menyelenggarakan upacara bendera. Sebab sejak dirinya menjadi ketua Karang Taruna Nusa Bakti setiap tanggal 17 Agustus selalu mengikuti upacara bendera bersama rekan rekan pemuda sebagai wujud kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tuturnya.

Sebagai generasi muda, Ali Syafi’i mengatakan upacara yang selama ini telah menjadi agenda rutin setiap tahun merupakan wadah untuk menumbuhkan serta meningkatkan rasa nasionalisme khususnya rekan rekan pemuda yang ada di Desa Campurejo yang menjadi generasi penerus bangsa, katanya.

Secara terpisah Kumidi yang juga sebagai linmas di Desa Campurejo menyampaikan prihatin, karena tidak ada gelaran upacara bendera seperti biasanya. Dirinya merasa kaget hanya karena kekosongan jabatan Kades sehingga tidak ada upacara. Melalui media ini, dirinya menyampaikan pesan agar kedepan harus tetap ada upacara yang selama ini sudah berjalan dengan baik, ucapnya.

Sesuai data yang diperoleh media ini, upacara bendera yang diagendakan secara rutin oleh Pemdes Campurejo pada tahun sebelumnya di ikuti oleh Kepala desa dan seluruh jajaran perangkatnya, anggota BPD, anggota Linmas, perwakilan PKK, pengurus Karang Taruna, perwakilan siswa sekolah yang berada di wilayah Campurejo, Babinsa, Babhinkamtibmas serta tokoh masyarakat. (Redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here