Home Kabar Kabar Daerah KPH Padangan Gelar Apel Siaga Dalkarhutla 2019

KPH Padangan Gelar Apel Siaga Dalkarhutla 2019

97
0

BOJONEGORO, wiraswara.com – KPH Padangan menggelar Apel Siaga Pengendalian kebakaran dan lahan (Dalkarhutla) 2019. Kegiatan tersebut bermaksud untuk memberikan kesiagaan kepada seluruh jajaran Perhutani KPH Padangan dalam rangka mengamankan kawasan hutan dari bahaya kebakaran.

Sesuai dengan pantauan media ini, kegiatan Apel Siaga Dalkarhutla 2019 diselenggarakan pada hari Rabu 24 Juli 2019 di areal Cso Petak 2c RPH Tinggang BKPH Tegaron. Diikuti seluruh jajaran KRPH, Asper, Waka adm dan Administratur, beberapa undangan dari LMDH, petugas CSO dari Puslitbang Perhutani dan Tim SAR MTA.

Data yang diperoleh awak media, kebakaran hutan maupun kebakaran vegetasi atau kebakaran semak adalah kebakaran yang terjadi di alam liar, namun juga berdampak musnahknya rumah rumah dan lahan pertanian disekitarnya. Penyebab umum kebakaran yakni petir, kecerobohan manusia dan pembakaran.

Pada musim kemarau pencegahan terhadap hutan sangat diperlukan. Sebab kebakaran juga berdampak pada rusaknya ekosistem dan musnahnya flora dan fauna yang berada dikawasan hutan. Asap yang ditimbulkan juga menjadi polusi udara dan menyebabkan penyakit infeksi pernafasan saluran atas (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronik. Selain itu asap juga mengganggu jarak pandang terutama bagi transportasi penerbangan.

ADM Perhutani Padangan Loesy Triana dalam sambutannya menegaskan, dalam Dalkarhutla harus :
1. Senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dengan stakeholder untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
2. Jangan pernah lelah dan teruslah bersemangat menjaga aset negara berupa hutan.
3. Agar selalu sigap dan tanggap atas situasi dan kondisi yang berkembang, khususnya yang berkaitan dengan hutan.

Loesy menambahkan, ketiga poin tersebut sangat penting, dalam kita menjaga dan mencegah Karhutla terutama disekitar wilayah kerja kita. Oleh karenanya, mari tetap berdoa dan selalu menjaga dan merawat lingkungan dengan sebaik baiknya. Harapan kita dengan simulasi pengendalian kebakaran hanya sebatas latihan dan sebagai kewaspadaan, tanpa harus ada kejadian disekitar wilayah kita, pesannya diakhir sambutan. (DeBe/redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here