Home Kabar Judi ” Njit ” di Pos Kamling, Warga Sumbang Timun Diamankan Polisi

Judi ” Njit ” di Pos Kamling, Warga Sumbang Timun Diamankan Polisi

521
0
Foto : Istimewa

WIRASWARA (kabar Bojonegoro) – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bojonegoro kembali menangkap pelaku judi jenis kartu remi Kamis lalu (24/08/2017), pukul 22.15 WIB, pada saat melakukan patroli Kring serse, di Pos Kamling Desa Sumbang Timun RT 04 Kecamatan Trucuk.

Empat warga diamankan petugas, identitas keempat pelaku diantanya SW bin SM(45), JS bin KS (51), HR als. SN bin MR (30) dan RM TK (62), keempatnya pelaku tersebut merupakan warga Desa Sumbang Timun.

Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Mashadi, SH menerangkan, bahwa berawal dari pengaduan masyarakat tentang adanya perjudian dengan menggunakan kartu remi jenis ‘ njit ‘ di wilayah Desa Sumbang Timun Kecamatan Trucuk. Mendapati pengaduan tersebut, petugas yang sedang melakukan patroli Kring serse segera melakukan penyelidikan di lokasi dan didapati fakta bahwa benar di lokasi tersebut sering digunakan bermain judi jenis kartu njit, terangnya.

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya pada hari Kamis (24/08/2017) malam anggota langsung melakukan penggerebekan, tepatnya di dalam Pos Kamling Desa Sumbang Timun Kecamatan Trucuk dan mendapati keempat palaku sedang melakukan perjudian jenis kartu remi njit.

Di lokasi tersebut, anggota telah mengamankan barang bukti berupa satu set kartu remi, satu buah alas dan uang sebesar Rp 63.000,-.

“Selanjutnya pelaku beserta barang bukti di amankan ke Mapolres Bojonegoro guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan dititipkan di sel tahanan Mapolsek Bojonegoro Kota”, imbuh Kasubbag Humas.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si melalui wiraswara.com, membenarkan perihal penangkapan empat pelaku perjudian jenis kartu remi jenis njit di Kecamatan Trucuk Kamis malam, saat anggota melakukan patroli kring serse dan keempat pelaku saat ini sedang dilakukan penyidikan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

“Keempat pelaku oleh penyidik dijerat dengan pasal 303 bis KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda maksimal 10 juta rupiah”, ungkap Kapolres.

Kepada masyarakat, Kapolres kembali menegaskan, bahwa Polres Bojonegoro berkomitmen akan memberantas segala bentuk perjudian serta penyakit masyarakat lainnya. Dengan demikian, Kapolres berharap kepada masyarakat untuk senantiasa bekerjasama dengan Polisi melaporkan serta memberikan informasi jika mengetahui ataupun melihat langsung adanya perjudian serta penyakit masyarakat lainnya yang membuat resah lingkungan sekitar.

“Berikan informasi kepada Polisi, kami akan memberantasnya”, tegas Kapolres.(redaksi)

Sumber : Humas Polres Bojonegoro.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here