Home Kabar Kabar Daerah CSR Belum Cair, Bangunan Gedung MI Manbaul Ulum Campurejo Bojonegoro Mangkrak

CSR Belum Cair, Bangunan Gedung MI Manbaul Ulum Campurejo Bojonegoro Mangkrak

167
0
Bagunan gedung lantai 2 MI Manbaul Ulum Dusun Plosolanang Desa Campurejo, Foto: DeBe.wiraswara

BOJONEGORO, wiraswara.com – Dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2019 atau dana tanggung jawab sosial untuk Desa Campurejo Kec/Kab. Bojonegoro Jawa Timur dari perusahan pengeboran Migas hingga akhir bulan Juli tak kunjung direalisasikan.

Sesuai data yang diperoleh media ini, sejak peralihan operator pada 20 Mei 2018 lalu, KKKS yang menggantikan KKKS lama telah mengalami kenaikan hasil pengeboran. Namun dana CSR yang merupakan kewajiban perusahaan terhadap lingkungan tak kunjung direalisasikan.

Kepala desa (Kades) Campurejo Edi Sampurno S.Sos., saat ditemui media Senin 29/07/2019menyampaikan untuk dana CSR tahun 2019 belum ada tanda tanda realisasi, bahkan ada satu kegiatan yang sampai detik ini masih mangkrak tidak ada kabar kelanjutannya. Selama ini kami mendapatkan CSR dari perusahan pengeboran yang beroperasi di wilayah Desa Campurejo, katanya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa telah mengirimkan surat kepada pihak perusahaan atau KKKS dan telah dijawab secara tertulis. “Secara tertulis Pemdes Campurejo telah mengirimkan surat perihal mempertanyakan kapan direalisasikan dan kelanjutan program CSR, ” jelas Edi Sampurno.

Kades yang terpilih kembali pada saat Pilkades serentak menjelaskan, sekira awal bulan Juli lalu telah melayangkan surat kepada perusahaan dan selanjutnya perusahaan juga menjawab secara tertulis telah melakukan sejumlah kegiatan di Desa Campurejo, katanya.

Masih menurut Edi, jalan akses menuju lokasi pengeboran juga banyak yang rusak, padahal jalan sekitar tersebut sangat penting. Tak hanya digunakan sebagai akses menuju perusahaan, namun dapat dimungkinkan sebagai jalur evakuasi manakala pengeboran terjadi kebocoran gas dan bencana lainnya, tuturnya.

Lebih lanjut melalui media ini Edi menegaskan telah mengirimkan surat lagi kepada perusahaan, guna melakukan sinkronisasi program serta merealisasikan dana CSR untuk Desa Campurejo, ujarnya tegas.

” Harapan Pemdes hanya bagaimana perusahan segera melakukan sinkronisasi sekaligus merealisasikan CSR untuk Desa Campurejo, ” harap Edi Sampurno.

Secara terpisah, Humas perusahaan atau legal anda relation Angga Arya yang dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, membenarkan bahwa adanya surat dari Pemdes Campurejo dan perusahaan telah menjawab secara tertulis, ujarnya.

Angga juga menjelaskan terkait dengan kegiatan CSR/PPM, yang merupakan bantuan perusahaan untuk Desa adalah untuk kegiatan kegiatan desa yang tidak tercover dari Dana Dana (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Ia juga menerangkan suatu misal : biaya jalan yang dicover oleh DD/ADD 10 meter, sementara ada sisa 2 meter yang tidak tercover, dari situ yang biasanya Desa mengajukan ke perusahaan, atau berdasarkan hasil pemetaan sosial perusahaan, terang Angga.

Selanjutnya Angga menambahkan Apabila dalam anggaran perusahaan tidak tercover pada tahun ini, dan telah menjadi usulan Desa, biasanya akan diajukan ditahun selanjutnya, terkait dengan surat yang dikirim lagi oleh Pemdes Campurejo dengan adanya permintaan sinkronisasi dan realisasi CSR dirinya masih belum mengetahui secara pasti, sebab masih berada diluar kota imbuhnya diakhir. (DeBe/redaksi)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here